Sales | Sales Coach | Sales Motivator. Definisi Law of Attraction (LOA) menurut Michael J.Loser dalam bukunya Mengungkap Rahasia Kehidupan adalah segala sesuatu yang anda pikirkan dengan segenap perhatian, energi dan konsentrasi, baik hal yang positif maupun negatif, akan datang pada kehidupan anda. Jika mengacu pada definisi Michael J.Loser, para sales  perlu meluangkan waktu secara konsisten untuk melakukan visualisasi. Visualisasi adalah aktifitas menggambarkan dengan jelas anda sudah mencapai hal-hal yang anda inginkan termasuk target penjualan dalam pikiran dan perasaan.  Artinya anda di minta menciptakan realitas di dalam diri anda sebelum menciptakan realitas di luar diri anda. Jika ingin mencapai target penjualan maka ciptakan dulu dalam pikiran dan perasaan bahwa anda sudah mencapai target penjualan. Bayangkan dengan jelas, calon klien menerima telpon anda dan anda berhasil membuat janji pertemuan dengan calon klien. Bayangkan juga calon klien dengan terbuka mendengarkan presentasi anda dan anda berhasil closing sales. Menarik bukan?

Law of Attraction adalah salah satu hukum universal yang bekerja pada semua orang tanpa membedakan suku, ras dan agama serta golongan, baik yang disadari atau tidak.  Jika di dalam diri anda penuh dengan hal-hal positif  maka anda otomatis akan menarik hal-hal positif  ke dalam hidup anda begitu juga sebaliknya. Perasaan yang baik adalah fundamental Law of Attraction dalam melejitkan penjualan.

Para sales yang memahami LOA akan menjadikan mereka sebagai magnet yang menarik banyak klien dan membuat closing sales lebih mudah. Dengan LOA calon klien lebih terbuka menerima dan mendengarkan presentasi penjualan anda.  Aplikasi LOA mampu menghasilkan vibrasi positif yang mampu meyakinkan calon klien membeli. Anda perlu membuktikannya sendiri.

Adi W Gunawan dalam bukunya Quantum Life Transformation yang fenomenal menjabarkan praktek LOA dalam meraih kesuksesan.  Sebagai praktisi penjualan lebih dari 15 tahun saya akan mengupas lebih spesifik praktek LOA dalam melejitkan penjualan. Berikut dibawah ini 5 langkahnya :

1.Impian

Impian adalah praktek awal LOA dalam kesuksesan menjual. Impian yang jelas akan menggerakkan para sales lebih banyak melakukan aktifitas penjualan.  Apa impian anda para sales? Rumah ideal, mobil idaman, uang yang melimpah atau anda ingin melakukan ibadah haji bersama keluarga tercinta atau impian lainnya. Bebaskan diri anda dalam menetapkan impian. Biarkan impian anda mengalir dan larut dalam diri anda. Biarkan Impian anda menyatu dengan diri anda dan selalu menemani anda dalam setiap langkah meraih kesuksesan dalam bidang penjualan.

2.Yakin

Keyakinan akan tercapainya Impian membuat para sales mampu bertahan dan terus maju melakukan aktifitas penjualan dalam situasi apapun. Mereka akan melakukan berbagai cara yang positif untuk menuju impian mereka. Mereka melihat di balik setiap krisis selalu ada peluang untuk meraih kesuksesan termasuk kesuksesan menjual di era New Normal.  Dengan keyakinan yang teguh para sales akan lebih sabar berproses. Mereka paham setiap kesuksesan butuh proses. Walaupun para sales memiliki target penjualan, namun dalam prakteknya mereka tidak menjadikan calon klien sebagai target untuk meraih keuntungan. Niat berbagi dan ketulusan membantu para klien melalui produk atau jasa yang mereka jual menjadi prioritas mereka.

3.Syukur

Perasaan syukur adalah gerbang awal mendatangkan berbagai kemudahan dalam hidup termasuk kemudahan dalam menjual. Alam semesta menyukai orang-orang yang memenuhi diri mereka dengan rasa syukur. Mari berhenti sejenak. Tuliskan minimal lima hal yang anda syukuri dalam hidup saat ini. Jika sudah selesai mari lanjutkan membaca. Bagi kita yang sehat, oksigen bisa kita dapatkan dengan mudah tanpa harus membayar. Anda bayangkan betapa menderitanya saudara-saudara kita yang sedang terbaring di rumah sakit dengan ventilator terpasang untuk mendapatkan oksigen. Mereka harus membayar mahal untuk mendapatkan oksigen. Mari kita berdoa agar mereka segera sembuh. Anda akan terkagum, saat anda menuliskan hal-hal yang anda syukuri dalam hidup, spontan kedamaian dan ketenangan hadir dalam diri anda. Anda akan merasa bersyukur betapa beruntungnya anda masih diberikan nafas kehidupan oleh Sang Pencipta.  Perasaan syukur menciptakan ketenangan. Ketenangan membuat para sales lebih jelas melihat dan menangkap peluang menjual dalam situasi apapun termasuk di era New Normal.

4.Pasrah

Jika anda belum melakukan apapun terhadap impian anda lalu mengatakan anda pasrah tentu tidak tepat. Pasrah dalam arti yang benar menurut saya adalah melakukan berbagai daya dan upaya dengan benar dalam memperjuangkan impian anda dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Sang Pencipta. Pada tahapan ini anda menjadi tidak terikat dengan impian anda. Anda hanya melakukan yang terbaik yang menjadi porsi anda dalam meraih impian anda. Anda sepenuhnya memahami bahwa  terlalu ngotot mengejar impian malah akan membuat anda cepat lelah dan terkuras energinya. Ingat saudaraku proses meraih impian seperti lari marathon. Anda perlu mengatur ritme dalam setiap langkah anda. Banyak sales yang menggebu-gebu di awal tahun namun tetap belum mampu mencapai target di akhir tahun. Sebaliknya ada sales yang terlihat sangat tenang namun melakukan presentasi dan follow penjualan secara konsisten lalu mereka pasrahkan hasilnya kepada Sang Pencipta malah mampu mencapai target.

5.Doa

Berdoa adalah langkah akhir LOA dalam melejitkan penjualan. Saat anda berdoa kepada Sang Pencipta artinya anda sedang menanamkan gambaran target penjualan anda agar di terima oleh pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar adalah bagian diri anda yang bertugas menghubungkan diri anda dengan Sang Pencipta. Saat target penjualan anda mulai terhubung dengan Sang pencipta maka target penjualan anda lebih mudah dikabulkan Sang Pencipta. Sang pencipta sebagai penentu akhir tercapainya target penjualan anda. Karena itu luangkan waktu untuk berdoa setiap hari. Jika doa anda belum terwujud, tetaplah berprasangka baik kepada Sang Pencipta. Bisa saja Sang Pencipta sedang mempersiapkan diri anda untuk meraih target penjualan yang lebih besar.

Saat anda mulai mempraktekkan LOA dalam upaya melejitkan penjualan, anda hanya akan mengisi pikiran anda dengan hal-hal yang positif. Anda akan semakin fokus melakukan perbaikan di dalam diri anda. Anda akan semakin mawas diri dan hanya mengijinkan emosi dan perasaan positif yang bersemayam di dalam diri anda. Anda akan meluangkan waktu sejenak untuk membersihkan diri anda dari berbagai mental block yang tertanam di dalam pikiran bawah sadar anda. Saat pikiran bawah sadar sudah bersih dari hal-hal negatif dan perasaan anda sangat baik sepanjang hari, saat itulah anda akan menjadi magnet closing. Bukankah ini yang diinginkan para sales?

Yanto Mulyadi

Sales Motivator, Trainer and Coach

PIC : 08129720898

WhatsApp chat